SAFE FERTILITY CENTER

Opening Hours : Open Daily : 7.30 am to 7.00 pm
  Contact : +662 252 3833

All Posts in Category: Pelayanan

EmbryoScope Plus – View of an Embryo’s Development

EmbryoScope Plus the tracing of embryo’s development.

EmbryoScope+ is a special cabinet for embryo. The capability of the tank is the combination of usual culture tank – the stereo microscope and Leica’s lenses camera within one machine and this advantage gives the high quality of photos. Furthermore, the technology ‘time lapse’ continuously monitors the embryo development during culturing in the cabinet.

Read More
Getting Started IVF Step-by-Step at Safe Fertility Center

Langkah untuk memulai proses di SAFE Fertility Center

1. Stimulasi ovarium

Setelah cek darah dan scan dihari ke 2 – 3 siklus haid, dokter akan memberikan resep obat untuk suntikan yang bertujuan untuk menstimulasi sel telur anda. Suntikan ini biasanya berlangsung sekitar 10-12 hari. Anda bisa membawa pulang obat dari sini, atau bahkan bisa membelinya di Indonesia sesuai dengan resep yang kita anjurkan. Tahap ini hanya memerlukan waktu kunjungan 1 hari.

Read More
IMSI by Leica - Safe Fertility Center

IMSI : Bayi Tabung dengan pemilihan sperma

IMSI adalah sebuah metode dimana sperma dipilih sebelum disuntikan kepada sel telur.

Teknik ini dilakukan dengan menggunakan mikroskop terbalik yang mampu memberikan tenaga pembesar yang jauh lebih besar dari biasanya (sampai 6,000 x perbesaran).

Read More
Genetic Testing

Genetic testing

I. Overview of PGD

A. Preimplantation Genetic Diagnosis (PGD) for aneuploidy screening Preimplantation genetic diagnosis is scientific technique, which is developed to test the embryos for specific diseases or screening of chromosome abnormalities. In IVF, 30 – 70% of embryos have chromosomal aneuploidy.

Read More
Embryo transfer

Embryo transfer (ET)

Prosedur penanaman embrio adalah proses terakhir pada IVF

Embrio bisa ditanam kapanpun antara hari 1 – 5 setelah OPU tergantung kondisi individual masing-masing. Embrio bisa ditanam baik secara “fresh” atau langsung setelah pembuahan pada siklus menstruasi yang sama setelah OPU, atau juga bisa ditanam secara “frozen”, yang telah dihasilkan dalam siklus dan menjalani embrio konservasi sebelumnya, dan akan kembali dicairkan sesaat sebelum proses transfer/ penanaman, maka hal ini kita kenal dengan “frozen embrio transfer” (FET). 

Read More
IUI, การผสมเทียมโดยการฉีดอสุจิเข้าสู่โพรงมดลูกโดยตรง

Intrauterine insemination (IUI)

IUI atau yang kita kenal dengan inseminasi adalah prosedur dimana sperma dipersiapkan untuk dimasukan pada saat menjelang ovulasi. Semen disiapkan dan dipisahkan antara yang bergerak cepat dan lambat, serta yang tidak bergerak.  

Read More
Embryo Freezing by SAFE

Embrio Pembekuan

Embrio Pembekuan

Jika ada embrio yang tersisa (dengan kualitas tertentu) diluar embrio yang di tanam, banyak dari pasangan yang memilih untuk membekukan mereka (kriopreservasi) untuk digunakan dikemudian hari. Embrio kriopreservasi dapat digunakan pada kedatangan berikutnya untuk medapatkan bayi ketika siklus “fresh” gagal atau dapat pula digunakan untuk kedatangan selanjutnya untuk menambah momongan jika yang sebelumnya berhasil.

Read More
EmbryoScope for better embryo culture at SAFE Fertility Center

EmbrioSkopi

EmbrioSkopi

EmbryoScope adalah inkubator canggih yang memungkinkan embrio untuk diamati menit demi menit dari titik ketika ICSI berlangsung ke saat ketika ditransfer ke dalam rahim. Teknik baru ini termasuk sistem pengambilan gambar yang memungkinkan sejumlah besar informasi spesifik dan obyektif yang akan diperoleh untuk setiap embrio, yang sampai saat ini belum bisa dicatat.

Read More
อิ๊กซี่, ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection)

ICSI Treatment

Untuk beberapa pasangan yang memiliki permasalahan sperma kurang baik, konvensional IVF tidak menghasilkan pembuahan. Untuk kasus seperti ini, spesialis infertilitas anda akan menyarankan IVF dengan menggunakan metode ICSI (menyuntikan sperma langsung kedalam sel telur).

Read More