SAFE FERTILITY CENTER

Opening Hours : Open Daily : 7.30 am to 7.00 pm
  Contact : +662 252 3833

Embryo transfer

Embryo transfer (ET)

Prosedur penanaman embrio adalah proses terakhir pada IVF

Embrio bisa ditanam kapanpun antara hari 1 – 5 setelah OPU tergantung kondisi individual masing-masing. Embrio bisa ditanam baik secara “fresh” atau langsung setelah pembuahan pada siklus menstruasi yang sama setelah OPU, atau juga bisa ditanam secara “frozen”, yang telah dihasilkan dalam siklus dan menjalani embrio konservasi sebelumnya, dan akan kembali dicairkan sesaat sebelum proses transfer/ penanaman, maka hal ini kita kenal dengan “frozen embrio transfer” (FET).  Dinding rahim dipercaya tidak siap untuk penanaman setelah stimulasi, dan maka dari itu FET dilakukan di siklus yang berbeda agar bisa focus dan mempersiapkan dinding rahim secara optimal untuk tingkat implantasi yang lebih tinggi. Hasil dari penggunaan embrio konservatif sangat positif dan tidak menyebabkan kecacatan pada kelahiran atau menimbulkan ketidaknormalan.  

Presentasi dari penanaman yang menghasilkan kelahiran

Bukti yang mendukung FET pada wanita usia lebih dari 35 tahun, ketika diobservasi dari pembelajaran dan RCTs, berkembang pesat, tidak hanya pada hal pencapaian tingkat  kehamilan, namun terlebih penting juga pada menurunnya tingkat morbidias bayi dan kematian bayi. Proses penanaman embrio baik siklus fresh ataupun frozen sama. Yang membedakan adalah proses persiapannya. Siklus fresh, embrio di transfer pada hari ke 2- 5 setelah OPU. Merupakan proses sederhana yang tidak memerlukan bius / anastesi. Ultrasound akan dilakukan untuk membantu memandu dokter dalam memasukan embrio untuk ditanam. Sejumlah embrio dimasukan dalam sebuah catheter lunak untuk dimasukan lewat vagina dan serviks, masuk kedalam rahim. Setelah prosedur ini pasien biasanya harus istirahat di ruang pemulihan dan setelah itu disarankan untuk berbaring selama 4- 6 jam kemudian. Progesteron merupakan obat utama yang akan anda konsumsi dan terus dilanjutkan sampai proses penanaman berlangsung. Dengan mengkonsumsi progesterone sebagai supplemen, tidak hanya membantu meningkatkan tingkat kehamilan, tapi juga penting untuk mempertahankan kehamilan.  

Penanaman embrio secara natural

Selama siklus menstuasi normal, hormon estrogen diproduksi secara alami oleh perkembangan dari folikel. Estrogen ini bekerja pada uterus / rahim untuk menebalkan dan mematangkan dinding rahim. Protocol ini sepenuhnya bergantung pada tubuh anda, dan tidak sama sekali tidak diberikan obat hormone. Scan melalui vagina dilakukan untuk memeriksa ketebalan dari dinding rahim dan tes darah juga dilakukan untuk melihay level dari hormon estrogen pada darah dan memperkirakan tanggal penanaman.  

penanaman embrio dengan menggunakan obat

Pada waktu ini, hormon estrogen diberikan, anda akan dipantau secara periodic. Jika dinding rahim tidak mencapai ketebalan yang seharusnya, maka dosis dari obat estrogen harus ditambah atau diperpanjang masa penggunaannya.