SAFE FERTILITY CENTER

Opening Hours : Open Daily : 7.30 am to 7.00 pm
  Contact : +662 252 3833

Cerita keberhasilan dari program ICSI

Perjalanan Bayi Irham dan Irsyad

Pada tahun 2015 yang lalu, saya menjalani program bayi tabung pertama di sebuah rumah sakit swasta ternama di bangkok, dengan dokter yang terkenal di rumah sakit tersebut, namun hasilnya gagal.  Saya sangat sedih dan terpukul, rasanya seperti mau menyerah.

Saya berusia 39 tahun waktu pertama kali menjalani program bayi tabung di SAFE Fertility Center.

Awal Januari 2016, salah satu teman saya memperkenalkan saya dengan Mba Keii, dia bekerja di SAFE. Saya ingat pertama kali bertemu dengan Keii, kita janjian bertemu disebuah kafe di Central world.

Keii menjelaskan mengenai prosedur bayi tabung di SAFE, dia merekomendasikan Dr. Nattharut kepada saya, karena saya ingin ditangani dengan dokter yang baik dan memberikan perhatian dengan pasien, sabar dan mau manjelaskan secara detail mengenai program yang saya jalani.

Dan Sejak saat itu, saya dan Keii menjadi teman dekat.

Saya tidak pernah menyangka bahwa kita akan menjadi sedekat ini, saya tidak merasakan sedang menjalani program, karena saya merasa santai dan menikmati setiap proses yang dijalani.
Baik Dr. Nattharut dan Keii selalu membimbing setiap langkah.

Saya memulai program di January 2016, Saya menjalani 2x OPU.

OPU yang pertama saya mendapatkan sedikit embrio, maka dari itu dokter menyarankan untuk freeze embrio saya di hari ke 2. (sampai sekarang, embrio-embrio saya masih di-freeze disana).

Dan karena saya ingin mencoba untuk mendapatkan embrio dengan blastocyst (hari ke 5/6 perkembangannya), saya dan suami memutuskan untuk mencoba untuk OPU 1x lagi.

dan Alhamdulillah, hasilnya kami mendapatkan 3 embrio blastocyst.

Saya sangat senang dengan hasilnya. Jadi saya memiliki 3 embryo Day2 + 3 embryo blastocyst.

Setelah itu kita mulai persiapan untuk FET (Frozen embryo transfer)
Saya menjalani proses FET 2x.

Yang pertama, karena kondisi tubuh saya yang kecil dan kurus, dokter menyarankan untuk transfer 1 embrio saja.
Setelah 7 hari transfer, hasil BHCG menyatakan kalau saya positif.
Saya sangat senang.
Namun, setelah pengecekan lebih lanjut, ternyata saya mengalami apa yang disebut dengan kehamilan secara chemical. level BHCG saya menurun.
Saya sangat sedih dan terpukul.

Namun Keii dan Dr Nattharut selalu mendampingi dan menyemangati saya, untuk tidak putus asa.

FET yang ke2, dokter mencoba untuk menanam 2 embryo blastocyst yang saya punya.
Dan 2 embrio blastocyst ini menjadi babi Irham dan bayi Irsyad kesayangan kami sekarang.

Tak ada kata yang dapat menggambarkan betapa bahagia nya kami sebagai orang tua.
Kami sangat bersyukur kepada Tuhan YME karena memberikan Tim SAFE kepada kami dalam perjalanan bayi Irham dan Irsyad.

 

Salam
Intan & Boby

 


Pesan dari Pasien Kami

Untuk Dr Nattharut,
Kami ingin mengucapkan terima kasih karena anda telah membuat mimpi kami menjadi kenyataan, kami telah menunggu anak kami “Irham” dan “Irsyad” selama 7 tahun
Dan melalui tangan anda, Tuhan memberkati keluarga kami dengan sempurna.

Terima kasih banyak dokter..
Kami tidak akan pernah melupakan mu.

Untuk Kezia Hindriani Rahayu
Kami ingin mengucapkan terima kasih atas kebaikan mu, kesabaran, dan pertemanan yang anda berikan selama program kami di Safe Fertility Center.
Anda adalah PIC Terbaik yang pernah ada
Kami juga tidak akan pernah melupakanmu..
Terima kasih tante kei..
Harap akan bertemu di Jakarta..

 

 

Bp & Ibu Boby

Salam Hangat,
Boby dan Intan


Bicara dengan dokter

(*) Required information

My Personal Information